LANNY JAYA - Di tengah bentangan alam Papua Pegunungan yang menawan namun penuh tantangan, prajurit Satgas Yonif 408/Sbh tak hanya menjaga keamanan, namun juga merajut asa bagi perekonomian masyarakat. Melalui inisiatif yang menyentuh hati, program "Rosita" (Borong Hasil Tani) digelar di Kampung Andugume, Distrik Goa Balim, Kabupaten Lanny Jaya, pada Jumat (10/4/2026), membawa angin segar bagi para petani lokal.
Program ini menjadi jembatan krusial bagi para petani yang kerap bergulat dengan akses pasar yang terbatas. Dengan tangan terbuka, prajurit TNI turun langsung ke kebun, membeli beragam hasil bumi mulai dari sayuran segar, umbi-umbian, hingga komoditas unggulan daerah lainnya langsung dari petani. Tindakan sederhana ini membuka pintu rezeki baru dan memberikan kelegaan yang mendalam.
Namun, "Rosita" lebih dari sekadar transaksi jual beli. Di setiap pertemuan, terjalin kehangatan dan rasa kekeluargaan. Tawa riang dan percakapan akrab mengalir antara prajurit dan warga, mengikis jarak dan mempererat tali persaudaraan di pedalaman Papua.
"Melalui kegiatan Rosita ini, kami ingin membantu meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka. Apa yang kami lakukan mungkin sederhana, namun kami berharap bisa memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan warga, ” kata Komandan Pos (Danpos) Tk Andugume, Kapten Inf Nur Ikhsan.
Kapten Nur Ikhsan menambahkan, melihat langsung perjuangan masyarakat dalam mengolah lahan pertanian di tengah keterbatasan infrastruktur menginspirasi mereka untuk terus hadir memberikan dukungan.
"Kami hadir bukan hanya untuk membeli hasil tani, tetapi juga memberi semangat agar masyarakat tetap kuat dan tidak merasa sendiri dalam menghadapi tantangan, ” tambahnya.
Lebih jauh, Kapten Nur Ikhsan menekankan bahwa keberhasilan tugas mereka tidak hanya diukur dari stabilitas keamanan.
"Bagi kami, keberhasilan tugas adalah ketika masyarakat bisa tersenyum dan merasakan kehadiran TNI sebagai saudara yang membantu dengan tulus, ” tegasnya.
Program "Rosita" di Andugume membuktikan bahwa pendekatan humanis mampu menciptakan perubahan positif. Dengan dukungan akses pasar dan pendampingan yang berkelanjutan, potensi pertanian di wilayah ini memiliki peluang cerah untuk terus berkembang, mengukuhkan kemanunggalan TNI dan rakyat di setiap jengkal bumi pertiwi. (PERS)

Updates.