Satgas Yonif 408 Borong Ubi Papua, Hadirkan Senyum Mama Andugume

    Satgas Yonif 408 Borong Ubi Papua, Hadirkan Senyum Mama Andugume
    (Foto Dok): Prajurit Satgas Yonif 408/Sbh TK Andugume memborong hasil pertanian masyarakat, sebagai upaya membantu perekonomian warga Kampung Andugume, Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Senin (30/03/2026).

    LANNY JAYA - Di tengah keindahan hijau Kampung Andugume, Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, sebuah tindakan sederhana namun penuh makna menjadi mercusuar harapan bagi para Mama Papua. Pada Senin, (30/3/2026), personel Satgas Yonif 408/Sbh yang bertugas di wilayah tersebut menunjukkan kepedulian mendalam dengan memborong hasil pertanian warga, terutama ubi, sebagai upaya nyata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah terpencil ini.

    Bagi masyarakat adat Andugume, ubi dan berbagai hasil kebun lainnya bukan sekadar sumber pangan, melainkan denyut nadi kehidupan. Namun, tantangan geografis dan minimnya akses distribusi seringkali menghambat hasil panen mereka untuk menjangkau pasar yang lebih luas, menyisakan rasa pilu di balik kerja keras para petani.

    Menyadari realitas ini, prajurit Satgas Yonif 408/Sbh hadir membawa solusi konkret. Mereka tidak ragu untuk terjun langsung membeli hasil kebun warga, mulai dari ubi singkong yang melimpah hingga aneka sayuran segar, tanpa melalui perantara. Langkah ini memastikan bahwa para petani menerima imbalan yang adil atas peluh dan jerih payah mereka.

    Suasana kegiatan pembelian hasil kebun berlangsung begitu hangat dan akrab. Prajurit TNI terlihat duduk bersila bersama warga, saling bertukar cerita ringan, dan berbagi tawa. Kehangatan interaksi ini menciptakan ikatan kekeluargaan yang kuat, menembus keterbatasan yang ada.

    Danpos TK Andugume, Kapten Inf Nur Ikhsan, menekankan filosofi di balik kehadiran Satgas di pedalaman Papua. Ia menegaskan bahwa tugas mereka tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan, tetapi juga merangkul aspek kemanusiaan.

    "Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga masyarakat. Hal sederhana seperti ini kami harapkan bisa membantu dan membawa kebahagiaan bagi warga, " ujar Kapten Inf Nur Ikhsan.

    Senyum haru dan rasa syukur terpancar jelas dari wajah para Mama Papua menyambut uluran tangan para prajurit TNI. Salah seorang warga mengungkapkan perasaannya dengan tulus.

    "Kami senang sekali bapak TNI datang dan beli hasil kebun kami. Ini sangat membantu kami, terima kasih sudah peduli dengan kami, " tuturnya dengan nada haru.

    Lebih dari sekadar transaksi jual beli, kegiatan ini menjelma menjadi simbol kuat kebersamaan dan kepedulian yang tulus. Di balik setiap ubi yang berpindah tangan, tersimpan harapan besar akan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat pedalaman Papua.

    Melalui aksi sederhana namun sarat makna ini, Satgas Yonif 408/Sbh kembali membuktikan perannya sebagai garda terdepan yang tidak hanya menjaga kedaulatan bangsa, tetapi juga merawat kemanusiaan dan mempererat tali persaudaraan di bumi Cenderawasih.

    (PERS)

    satgasyonif408 papuapegunungan lannyjaya tniuntukrakyat mamapapua ekonomikerakyatan
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 408 Bawa Harapan Air Bersih...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 408: Kesehatan Menjangkau Pelosok...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Yonif 408: Kesehatan Menjangkau Pelosok Papua
    Satgas Yonif 408 Borong Ubi Papua, Hadirkan Senyum Mama Andugume
    Satgas Yonif 408 Bawa Harapan Air Bersih ke Wome, Lanny Jaya
    Jutaan Rakyat AS Protes Kebijakan Trump dalam Aksi 'No Kings'
    NTB Siapkan 30 Ribu Sapi Kurban untuk Jabodetabek

    Ikuti Kami