LANNY JAYA - Di lereng pegunungan Wamitu yang memukau namun penuh tantangan, Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) 408/Sabhara Bhakti (Sbh) terus merajut tali silaturahmi dengan masyarakat. Melalui program Komunikasi Sosial (Komsos) yang menyentuh hati, para prajurit berupaya membangun jembatan kepercayaan di Kampung Nenggeagin, Distrik Nenggeagin, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, pada Jumat (10/4/2026).
Di tengah keterbatasan akses dan kondisi geografis yang menuntut, Komsos menjadi denyut nadi pendekatan humanis yang diusung Satgas Yonif 408/Sbh. Para prajurit tidak hanya hadir sebagai penegak keamanan, namun lebih dari itu, mereka menjadi sahabat, pendengar setia, dan bagian tak terpisahkan dari denyut kehidupan masyarakat setempat. Interaksi hangat penuh kekeluargaan tercipta, di mana setiap aspirasi dan keluh kesah warga didengarkan dengan penuh empati, membuka mata para prajurit terhadap realitas kehidupan yang dihadapi.
Kehadiran Satgas di tengah warga bukan sekadar menjalankan tugas, melainkan sebuah komitmen untuk menjadi mitra yang sigap membantu dan berbagi suka duka. Komunikasi intensif yang terjalin menjadi fondasi kokoh dalam memperkuat rasa percaya dan menumbuhkan rasa aman di wilayah penugasan yang penuh dinamika.
Kapten Inf Indra, Komandan Pos (Danpos) Tk Wamitu, menekankan betapa vitalnya peran Komsos dalam menjaga stabilitas dan mempererat ikatan emosional antara TNI dan rakyat. Ia merasakan langsung bagaimana dialog terbuka mampu membuka hati dan pikiran.
“Melalui Komunikasi Sosial, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, memahami setiap kondisi yang mereka hadapi, serta menjalin hubungan yang harmonis dan penuh kekeluargaan. Kehadiran kami bukan hanya sebagai aparat, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri, ” kata Kapten Inf Indra.
Bagi Kapten Inf Indra, komunikasi yang terjalin erat adalah kunci utama untuk membuka pintu kepercayaan. Ia percaya, setiap percakapan yang tulus dan terbuka akan menumbuhkan benih kebersamaan dan kepedulian yang mendalam.
“Kami percaya, dengan komunikasi yang intens dan terbuka, kepercayaan akan terbangun kuat. Dari situlah tumbuh kebersamaan dan kepedulian. Kami akan terus hadir di tengah masyarakat dan berupaya memberikan yang terbaik bagi warga di wilayah ini, ” tambahnya.
Kegiatan Komsos di Kampung Nenggeagin ini adalah bukti nyata bahwa pendekatan persuasif dan sentuhan kemanusiaan adalah prioritas utama Satgas Yonif 408/Sbh dalam mengemban tugas di bentangan alam Papua Pegunungan. Di balik segala keterbatasan, kehangatan kebersamaan justru menjadi sumber kekuatan tak ternilai dalam menjaga persatuan dan stabilitas di tanah Papua. Dengan semangat yang terus menyala, Satgas bertekad untuk terus memperkuat jalinan harmonis ini, demi menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat di pelosok negeri. (PERS)
