LANNY JAYA - Kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan Satgas Yonif 408/Sbh melalui aksi sederhana namun berdampak nyata. Personel Pos TK Nenggeagin memborong hasil kebun milik warga Kampung Nenggeagin, Distrik Nenggeagin, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Sabtu (25/4/2026), sebagai bentuk dukungan langsung terhadap perekonomian lokal.
Di hamparan rumput kampung, suasana penuh kehangatan terlihat saat prajurit TNI duduk bersama mama-mama Papua. Obrolan santai mengiringi aktivitas melihat hasil panen seperti ubi jalar, kentang, serta aneka sayuran yang tersusun sederhana—hasil kerja keras warga di tengah keterbatasan.
Tak sekadar berbincang, para prajurit membeli seluruh hasil kebun tersebut. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas jerih payah masyarakat sekaligus upaya membantu meningkatkan pendapatan warga secara langsung.
Komandan Pos TK Nenggeagin, Kapten Inf Subur, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam membangun hubungan yang lebih dekat sekaligus memberikan manfaat konkret.
> “Kami ingin kehadiran kami benar-benar dirasakan masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan. Dengan memborong hasil kebun warga, kami berharap bisa meringankan beban sekaligus memberi nilai lebih pada hasil kerja mereka, ” ujarnya.
Aksi ini pun disambut antusias oleh warga. Senyum bahagia terlihat dari para petani, yang merasa hasil panennya dihargai dengan layak. Selain membantu secara ekonomi, kegiatan tersebut juga membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara TNI dan masyarakat.
Melalui interaksi langsung, Satgas dapat memahami kondisi riil warga, mulai dari tantangan bertani hingga kebutuhan sehari-hari. Pendekatan humanis ini dinilai efektif dalam membangun kepercayaan serta mempererat hubungan emosional.
Kehadiran Satgas Yonif 408/Sbh di Kampung Nenggeagin pun menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya berperan sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di wilayah pedalaman.
Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan roda perekonomian warga dapat terus bergerak, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat di Papua. (PERS)

Admin