Selain Jaga Perbatasan, Satgas Yonif 511/DY Jadi Guru di Desa Lowanom

    Selain Jaga Perbatasan, Satgas Yonif 511/DY Jadi Guru di Desa Lowanom

    Lanny Jaya, - Selain menjalankan tugas utama menjaga keamanan wilayah perbatasan antar negara, prajurit Satgas Yonif 511/DY juga menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan dengan menjadi guru bagi anak-anak di Desa Lowanom, Distrik Malagaineri, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Senin (23/02/2026).

     

    Kegiatan belajar mengajar tersebut dilakukan sebagai bentuk pembinaan teritorial sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di tengah keterbatasan sarana dan tenaga pendidik, kehadiran para prajurit disambut antusias oleh anak-anak dan masyarakat setempat.

     

    Dengan mengenakan seragam loreng, anggota Satgas Yonif 511/DY tampak sabar mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung kepada para siswa.

     

    Tidak hanya materi dasar, para prajurit juga memberikan wawasan kebangsaan, kedisiplinan, serta motivasi agar anak-anak di pedalaman Papua tetap semangat meraih cita-cita.

     

    Dantim 1 Satgas Yonif 511/DY, Serda Andre, mengungkapkan jika tugas TNI di wilayah penugasan tidak hanya sebatas menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya.

     

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat belajar anak-anak serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Pendidikan adalah kunci masa depan generasi penerus bangsa, ” ujarnya. (*)

     

     

    Riansyah

    Riansyah

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 511/DY Tingkatkan Kualitas...

    Artikel Berikutnya

    Layang-Layang Merah Putih Satukan Hati Anak...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Tinjau Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Kapolri Pastikan Pemudik Aman-Selamat Sampai Tujuan
    Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen
    Dukung PP TUNAS, Kemenag Perkuat Literasi Digital Siswa dan Santri
    Satgas Cartenz Ungkap Jaringan Pasok Senpi Ilegal ke KKB Papua
    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah

    Ikuti Kami