Satgas Yonif 408/Sbh Ciptakan Tawa Anak Papua Lewat Kitiran Bambu

    Satgas Yonif 408/Sbh Ciptakan Tawa Anak Papua Lewat Kitiran Bambu

    LANNY JAYA - Suasana hangat dan penuh tawa menyelimuti Kampung Andugume di Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, pada Kamis (26/02/2026). Para prajurit dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 408/Sbh, melalui Pos TK Andugume, tak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, namun juga menebar keceriaan bagi anak-anak setempat. Sebuah permainan sederhana namun sarat makna, yaitu kitiran bambu, menjadi jembatan kebahagiaan.

    Dengan memanfaatkan material alam yang melimpah di sekitar kampung, para prajurit bersama anak-anak bahu-membahu merangkai bilah-bilah bambu menjadi kitiran. Ketika angin berembus, baling-baling bambu itu berputar riang, memicu sorak-sorai dan gelak tawa anak-anak yang berlarian di lapangan kampung. Momen ini terasa begitu istimewa, menjadi pelarian dari rutinitas dan keterbatasan.

    Kapten Inf Nur Ikhsan, selaku Komandan Pos Andugume, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satgas untuk membangun kedekatan yang lebih humanis dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Ia melihat pentingnya hadir sebagai figur yang tidak hanya mengayomi, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga.

    “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai saudara dan keluarga bagi masyarakat. Permainan tradisional ini sederhana, namun mampu menghadirkan kebahagiaan serta menanamkan nilai kebersamaan dan kreativitas kepada anak-anak, ” kata Kapten Inf Nur Ikhsan.

    Menurutnya, interaksi informal seperti bermain bersama terbukti menjadi cara efektif untuk menumbuhkan komunikasi yang hangat. Hal ini tak hanya mempererat ikatan emosional, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk menikmati permainan tradisional di tengah minimnya fasilitas hiburan.

    Inisiatif prajurit ini disambut baik oleh warga setempat. Mereka merasakan kehadiran Satgas tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membawa semangat baru dan keceriaan yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak di kampung mereka. Momen-momen sederhana seperti inilah yang menunjukkan bahwa pengabdian prajurit di perbatasan melampaui operasi keamanan semata, merambah hingga menyentuh hati dan memperkuat ikatan kemanunggalan TNI dengan rakyat di Tanah Papua.

    (Wartamiliter)

    satgas pamtas yonif408sbh lannyjaya papuaceria tni pengabdiantanpabatas
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Sentuhan Hangat: Prajurit TNI Beri Cukur...

    Artikel Berikutnya

    Layang-Layang Merah Putih Satukan Hati Anak...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Tinjau Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Kapolri Pastikan Pemudik Aman-Selamat Sampai Tujuan
    Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen
    Dukung PP TUNAS, Kemenag Perkuat Literasi Digital Siswa dan Santri
    Satgas Cartenz Ungkap Jaringan Pasok Senpi Ilegal ke KKB Papua
    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah

    Ikuti Kami